• Minggu, 5 Februari 2023

Sejarah Pembentukan Provinsi NTT dan Cerita Menarik Perjuangan Partai Katolik

- Minggu, 4 Desember 2022 | 20:32 WIB
Peta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) (Foto: Istimewa )
Peta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) (Foto: Istimewa )

Suaraburuh.com - Pada Zaman Pemerintahan Hindia Belanda, Pulau Sumbawa, Flores, Sumba, Timor dan Kepulauannya merupakan satu kesatuan wilayah administratif, yang waktu itu disebut Keresidenan Timor.

Konstelasi Pemerintahan yang dianut Pemerintah Hindia Belanda sesuai dengan landasan politik yang bertujuan untuk menjamin kepentingan penjajah ialah tetap mengakui kedaulatan Swapraja dibawah pimpinan Raja-raja, yang seluruhnya berjumlah 48 Swapraja.

Hal tersebut diatur dalam perjanjian politik yang dikenal dengan Korte Verklaring. Dengan demikian hubungan antara raja-raja dengan Pemerintahan Hindia Belanda seolah-olah berada dalam kedudukan yang sama. Namun dalam kenyataannya, politik ini jelas hanya menguntungkan Pemerintah Kolonial.

Baca Juga: KM Ratu Rosari, Kapal yang Melegenda Dengan Nuansa Katolik NTT

Pemerintahan di Keresidenan Timor pada Zaman Hindia Belanda dipegang oleh seorang Pangreh Praja Belanda yang bergelar Residen dan dibantu oleh Asisten Residen.

Dalam perkembangan selanjutnya keresidenan Timor dibagi dalam Afdeling-Afdeling Sumbawa, Flores, Sumba, Timor dan masing-masing Afdeling dikepalai oleh seorang Asisten Residen.

Di bawah Afdeling terdapat Onder Afdeling yang meliputi beberapa Swapraja yang dikepalai oleh seorang Controuler dengan dibantu oleh beberapa Bestuur Asisten Bangsa Indonesia.

Baca Juga: Sejarah Penting! Ini Penemuan Arkeolog Dr. Verhoeven SVD, dari Fosil Hingga Gua Alam di Pulau Flores, NTT

Konstelasi tersebut berlaku terus sampai dengan masa Pemerintahan Bala Tentara Jepang. Masa Pemerintahan pendudukan Jepang tidak berlangsung lama, kurang lebih 3 tahun, Kepulauan Indonesia Bagian Timur dipegang oleh Angkatan Laut Jepang (KAIGUN) yang berpusat di Makasar, yang menjalankan roda Pemerintahan Sipil ialah seorang yang bergelar Minsaifu, bekas Afdeling diubah menjadi Ken, Ken dibagi dalam Bunken adalah Swapraja.

Halaman:

Editor: Kristianus Nardi Jaya

Tags

Terkini

Kisah Mistis dan Misteri Sejarah Lubang Buaya

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:26 WIB

Sejarah Munculnya Uang dalam Kehidupan Manusia

Jumat, 20 Januari 2023 | 17:40 WIB
X