• Minggu, 5 Februari 2023

HUT Lebak 194 Tahun, Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Kumala

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 16:45 WIB
Aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dan di depan Kantor DPRD Kabupaten Lebak pada Jum'at 02 Desember 2002.(foto/Er)
Aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dan di depan Kantor DPRD Kabupaten Lebak pada Jum'at 02 Desember 2002.(foto/Er)

LEBAK -  Di HUT Lebak Ke-194 Tahun Kumala gelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dan di depan Kantor DPRD Kabupaten Lebak pada Jum'at 02 Desember 2002 yang di ikuti oleh kurang lebih 100 orang mahasiswa dari berbagai Perwakilan atau Cabang yang ada di Indonesia.

Aditya Ramadhan selaku Bidang Advokasi Kumala Pw Serang mengatakan, aksi ini sebagai bentuk refleksi sekaligus kado untuk hari jadi Kabupaten Lebak Ke-194 Tahun.

Mengingat di usia yang tua ini kata dia, Kabupaten Lebak bisa dikatakan belum bisa bangkit dari keterpurukan sehingga masih menjadi salah satu daerah paling tertinggal di Provinsi Banten.

Baca Juga: Gelar Aksi Demo di Kementrian KOMINFO dan Komisi Informasi Pusat ,PKN Tuntut Bentuk Majelis Kode Etik Permanen

"Miris sebetulnya, Kabupaten Lebak dengan melimpah ruah segala potensi, mulai dari pariwisata, budaya, dan lain lain. Akan tetapi masih belum dapat di optimalkan dengan baik," ujar Aditya Ramadhan.

Aksi demo sekitar 100 orang mahasiswa dari berbagai Perwakilan atau Cabang yang ada di Indonesia. (Foto/Er)
Lanjut Aditya, Reformasi Birokrasi juga menjadi permasalahan yang serius dan  harus disoroti.

"Kemarin saja saya pernah menyuarakan perihal permasalahan yang terjadi di Dinkes Kabupaten Lebak yang telah salah dalam memberikan obat terhadap balita yang berumur 5 bulan di Puskesmas Rangkasbitung," imbuhnya.

Baca Juga: Angkringan Kedai Alifa Suguhkan Konsep Serba Sepuluh Ribuan, Pisang Lumpur dan Seblak Sebagai Andalan Menu.

Ditambahkan Aditya, kita sudah coba komunikasi dengan Kadis Dinkes Lebak akan tetapi tidak di respon, kita juga sudah mengadukan persoalan ini kepada BKPSDM, Polres Lebak dan pihak terkait lainnya, akan tetapi sampai saat ini tidak pernah ada langkah tegas terkait persoalan tersebut dan kami menduga adanya main mata didalam persoalan ini supaya bungkam dan tidak ditindaklanjuti," tambahnya.

Aditya Ramadhan menilai bahwa,  dengan adanya hal tersebut berarti terlihat carut marutnya reformasi birokrasi yang ada di Lebak.

Halaman:

Editor: Kuswanto Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X