• Senin, 5 Desember 2022

Setkab Gelar DKT Transformasi Digital dan Kolaborasi dalam Pembentukan Permen/Perka

- Kamis, 24 November 2022 | 21:13 WIB
Pelaksanaan DKT Penguatan Manajemen Kabinet melalui Transformasi Digital dan Kolaborasi dalam Pembentukan Permen/Perka yang Memerlukan Persetujuan Presiden secara Efektif dan Terintegrasi, di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta, Selasa-Rabu (22-23/11/2022)   (BPMI SETPRES)
Pelaksanaan DKT Penguatan Manajemen Kabinet melalui Transformasi Digital dan Kolaborasi dalam Pembentukan Permen/Perka yang Memerlukan Persetujuan Presiden secara Efektif dan Terintegrasi, di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta, Selasa-Rabu (22-23/11/2022) (BPMI SETPRES)

 

JAKARTA - Sekretariat Kabinet (Setkab) melalui Kedeputian Bidang Politik, Hukum, dan Kemananan (Polhukam) melaksanakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penguatan Manajemen Kabinet melalui Transformasi Digital dan Kolaborasi dalam Pembentukan Peraturan Menteri/Kepala Lembaga (Permen/Perka) yang Memerlukan Persetujuan Presiden secara Efektif dan Terintegrasi, Rabu (23/11/2022).

Asisten Deputi Bidang Hubungan Internasional (Asdep HI) Johar Arifin menyampaikan bahwa latar belakang penyelenggaraan DKT ini adalah perkembangan teknologi informasi yang terus melaju dengan cepat, termasuk di sektor pemerintahan.

“Hal tersebut juga diupayakan oleh Sekretariat Kabinet, khususnya dalam pelaksanaan pekerjaan dan mekanisme proses pekerjaan sejak ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2021 tentang Pemberian Persetujuan Presiden Terhadap Rancangan Peraturan Menteri/Kepala Lembaga,” katanya dalam pengantar kegiatan yang dilakukan di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Jakarta, Selasa-Rabu (22-23/11/2022).

BACA JUGA : Setkab Raih Peringkat Dua dalam Pengelolaan BMN pada Anugerah Reksa Bandha 2022

Johar menambahkan, perkembangan teknologi informasi dan sistem komunikasi ini dimanfaatkan oleh pemerintah untuk memastikan pelayanan yang diberikan dapat dilaksanakan secara cepat, efektif, dan transparan.

Lebih lanjut Asdep HI mengatakan, transformasi digital tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif yaitu adanya perubahan paradigma mekanisme kerja manual menjadi mekanisme kerja digital, sehingga dapat membantu terwujudnya good governance dan smart governance.

“Melalui diskusi kelompok terpumpun ini mudah-mudahan kita bisa mengkaji, mendapatkan masukan dari para  narasumber, untuk melihat atau  menemukan mekanisme transformasi digital apa yang tepat  guna mewujudkan good governance dan smart governance,” paparnya.

Kegiatan DKT tersebut menghadirkan narasumber dari kementerian/lembaga (k/l) terkait, dan akademisi dari perguruan tinggi dengan maksud dan tujuan menyinergikan antara perspektif akademik dan praktek yang sedang berlangsung.

Selain itu, Johar menilai kolaborasi mutlak dilakukan oleh setiap k/l dalam proses pengajuan persetujuan permen/perka tersebut kepada Presiden.

Halaman:

Editor: Marsi Tote

Sumber: Humas Setkab

Tags

Terkini

Gunung Semeru Mengamuk, 93 Warga Dievakuasi

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:29 WIB

Gunung Semeru Meletus, Status Naik Menjadi Level AWAS

Minggu, 4 Desember 2022 | 16:19 WIB

Fakta Baru, IKN Nusantara Siap Dihuni Tahun 2024

Minggu, 4 Desember 2022 | 13:27 WIB
X