Gerakan Separatis Papua Sulit Diwujudkan

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 18:55 WIB
Sejumlah Gerakan Separatis di Indonesia. (Foto/sindownews.com)
Sejumlah Gerakan Separatis di Indonesia. (Foto/sindownews.com)

Papua - Secara de facto dan de jure, Papua merupakan salah satu wilayah yang tergabung dalam Indonesia.

Maka dari itu, pemerintah Indonesia berhak melarang siapapun atau kelompok manapun yang berusaha untuk memisahkan diri dari Indonesia.

Apalagi jika hal tersebut dilakukan dengan aksi terror dan separatis di kalangan masyarakat.

Hingga saat ini, di Papua masih sering terjadi konflik terkait persoalan politik, ekonomi, dan sosial budaya yang kompleks.

Baca Juga: Perppu Cipta Kerja Mempercepat Proses Sertifikasi Halal

Gerakan separatis bukan hal yang baru di Papua, pendahulu dari OPM dan KKB bahkan sudah eksis sejak tahun 1940-an.

Pada masa pendudukan Jepang, di Papua (1942 – 1946) ada gerakan separatis yang bernama Koreri dengan pimpinannya, Angganitha Menafaur.

Dia menjuluki dirinya sendiri sebagai ‘Ratu Emas dari Judea’ dan mengklaim dirinya sebagai nabi perempuan titisan Manseren Manggoendi. 

Baca Juga: Ketum YALPK Didampingi Gus Kadoet Datangi DPC Demokrat Nganjuk Untuk Mencalonkan Diri Sebagai Bacaleg Dapil IV

Pada mulanya, gerakan ini merupakan gerakan kebatinan biasa. 

kemudian menjelma menjadi gerakan kemerdekaan yang sifatnya etnonasionalis politis akibat pengaruh dari militansi rekan seperjuangan Menafaur, Stephanur Simopyaref.

Simopyref bertekad untuk menyatukan segenap suku dan klan Melanesia ke dalam satu pandangan nasionalisme bangsa Papua.

Baca Juga: Prediksi Zodiak Cinta Sabtu 4 Februari 2023: Gemini Ketemu Idola, Aquarius Harus Tahan Egomu

Meskipun pada tahun 1942 perlawanan gerakan Koreri ini ditumpas oleh Jepang dengan terbunuhnya 500 – 600 orang dan Menafaur selaku pimpinan gerakan ditahan dan dibawa ke Manokwari. 

Simopyaref kemudian membangkitkan semangat idealism kemerdekaan bangsa Papua melalui misi penyelamatan Menafaur.

Halaman:

Editor: Kuswanto Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepala Otorita IKN : IKN Makin Diminati Investor

Jumat, 31 Maret 2023 | 17:45 WIB
X